Tag Archives: aplikasi akuntansi

Halaman Lima Puluh Satu- Pembuatan Program Aplikasi Akuntansi Perusahaan Dagang

dengan kriteria isi sel D5 yang terdapat pada range H6:H50 sheet JPb. Rumus pada sel F11 akan menjumlahkan nilai Akun debit pada jurnal Pembelian (JPb) berdasarkan kriteria dan akan menuliskannya sesuai dengan kriteria (nomor Akun) yang kita tuliskan pada sel D5 sheet Buku Besar.

2) Jumlahkan sel range G6:G50 pada sheet JPb dengan kriteria isi sel D5 yang terdapat pada range F6:F50 sheet JPb, kemudian ditambah penjumlahan sel range J6:J50 pada sheet JPb dengan kriteria isi sel D5 yang terdapat pada range I6:I50 sheet JPb. Rumus pada sel G11 akan menjumlahkan nilai Akun kredit pada jurnal Pembelian (JPb) berdasarkan kriteria dan akan menuliskannya sesuai dengan kriteria (nomor Akun) yang kita tuliskan pada sel D5 sheet Buku Besar.

Rumus Sel F12 & Sel G12 :
1) Sel F12 =SUMIF(JPn!$E$6:$E$50;D5;JPn!$G$6:$G$50)+SUMIF(JPn!$H$6:$H$50;D5;JPn!$J$6:$J$50)
2) Sel G12 =SUMIF(JPn!$F$6:$F$50;D5;JPn!$G$6:$G$50)+SUMIF(JPn!$I$6:$I$50;D5;JPn!$J$6:$J$50)

Penjelasan rumus :
1) Jumlahkan sel range G6:G50 pada sheet JPn (Jurnal Penjualan) dengan kriteria isi sel D5 yang terdapat pada range E6:E50 sheet JPn, kemudian ditambah penjumlahan sel range J6:J50 pada sheet JPn dengan kriteria
isi sel D5 yang terdapat pada range H6:H50 sheet JPn. Rumus pada sel F12 akan menjumlahkan nilai Akun debit pada jurnal Penjualan (JPn) berdasarkan kriteria dan akan menuliskannya sesuai dengan kriteria (nomor Akun) yang kita tuliskan pada sel D5 sheet Buku Besar.
2) Jumlahkan sel range G6:G50 pada sheet JPn dengan kriteria isi sel D5 yang terdapat pada range F6:F50 sheet JPn, kemudian ditambah penjumlahan sel range J6:J50 pada sheet JPn dengan kriteria isi sel D5 yang terdapat pada range I6:I50 sheet JPn. Rumus pada sel G12 akan menjumlahkan nilai Akun kredit pada jurnal

Lebih lengkap : http://xclmedia.net/program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel-hal-51.pdf

Sumber :
http://xclmedia.net/membuat-program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel.html
http://xclmedia.net/pembuatan-program-aplikasi-akuntansi-perusahaan-dagang.html

Halaman Lima Puluh – Pembuatan Program Aplikasi Akuntansi Perusahaan Dagang

tidak akan bergeser atau berubah.

Rumus Sel F10 & Sel G10 :
1) Sel F10 =SUMIF(Bank!$E$6:$E$100;D5;Bank!$G$6:$G$100)+SUMIF(Bank!$E$6:$E$100;D5;Bank!$H$6:$H$100)
2) Sel G10 =SUMIF(Bank!$F$6:$F$100;D5;Bank!$G$6:$G$100)+SUMIF(Bank!$F$6:$F$100;D5;Bank!$H$6:$H$100)

Penjelasan rumus :
1) Jumlahkan sel range G6:G100 pada sheet Bank dengan kriteria isi sel D5 yang terdapat pada range E6:E100 sheet Bank, kemudian ditambah penjumlahan sel range H6:G100 pada sheet Bank dengan kriteria isi
sel D5 yang terdapat pada range E6:E100 sheet Bank. Rumus pada sel F10 akan menjumlahkan nilai Akun debit pada jurnal Bank berdasarkan kriteria dan akan menuliskannya sesuai dengan kriteria (nomor Akun) yang kita tuliskan pada sel D5 sheet Buku Besar.
2) Jumlahkan sel range G6:G100 pada sheet Bank dengan kriteria isi sel D5 yang terdapat pada range F6:F100 sheet Bank, kemudian ditambah penjumlahan sel range H6:G100 pada sheet Bank dengan kriteria isi
sel D5 yang terdapat pada range F6:F100 sheet Bank. Rumus pada sel G10 akan menjumlahkan nilai Akun kredit pada jurnal Bank berdasarkan kriteria dan akan menuliskannya sesuai dengan kriteria (nomor Akun) yang kita tuliskan pada sel D5 sheet Buku Besar.

Rumus Sel F11 & Sel G11 :
1) Sel F11 =SUMIF(JPb!$E$6:$E$50;D5;JPb!$G$6:$G$50)+SUMIF(JPb!$H$6:$H$50;D5;JPb!$J$6:$J$50)
2) Sel G11 =SUMIF(JPb!$F$6:$F$50;D5;JPb!$G$6:$G$50)+SUMIF(JPb!$I$6:$I$50;D5;JPb!$J$6:$J$50)

Penjelasan rumus :
1) Jumlahkan sel range G6:G50 pada sheet JPb (Jurnal Pembelian) dengan kriteria isi sel D5 yang terdapat pada range E6:E50 sheet JPb, kemudian ditambah penjumlahan sel range J6:J50 pada sheet JPb

Lebih lengkap : http://xclmedia.net/program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel-hal-50.pdf

Sumber :
http://xclmedia.net/membuat-program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel.html
http://xclmedia.net/pembuatan-program-aplikasi-akuntansi-perusahaan-dagang.html

Halaman Empat Puluh Sembilan – Pembuatan Program Aplikasi Akuntansi Perusahaan Dagang

D5 yang terdapat pada range E6:E100 sheet Kas. rumus pada sel F9 akan menjumlahkan nilai Akun debit pada jurnal Kas berdasarkan kriteria dan akan menuliskannya sesuai dengan kriteria (nomor Akun) yang kita tuliskan pada sel D5 sheet Buku Besar.

2) Jumlahkan sel range G6:G100 pada sheet Kas dengan kriteria isi sel D5 yang terdapat pada range F6:F100 sheet Kas, kemudian ditambah penjumlahan sel range H6:H100 pada sheet Kas dengan kriteria isi sel
D5 yang terdapat pada range F6:F100 sheet Kas. Rumus pada sel G9 akan menjumlahkan nilai Akun kredit pada jurnal Kas berdasarkan kriteria dan akan menuliskannya sesuai dengan kriteria (nomor Akun) yang kita tuliskan pada sel D5 sheet Buku Besar.

Perhatikan range kolom rumus fungsi di atas seperti pada range E6:E100 sheet Kas menunjukkan penjaringan data dilakukan mencakup data awal jurnal Kas (kolom E baris 6) hingga baris akhir jurnal Kas (kolom E baris 100). Perhatikan juga range kolom-kolom rumus fungsi di atas dengan kolom-kolom pada jurnal Kas akan terlihat kolom mana yang dijumlah dan kolom mana yang dijadikan kriteria.

Pada pembuatan rumus fungsi di atas, sumber data berada pada sheet lain, yaitu sheet Kas. Sebagaimana dijelaskan di depan, jika sumber data berada pada lain sheet atau berbeda dengan sheet penulisan fungsi, maka fungsi akan menuliskan identitas sheet data di depan sel atau range fungsi. Pada rumus fungsi di atas (pada sheet Buku Besar) sumber data berada pada sheet Kas sehingga ketika kita menuliskan rumus fungsi, kemudian kursor kita arahkan ke sel atau range data yang berada pada sheet Kas,
maka dengan sendirinya rumus fungsi akan menambahkan identitas sheet Kas pada sel atau range data tersebut.

Jadi apabila Anda membuat rumus fungsi dan sumber data berada pada sheet lain, maka penulisan sumber data pada rumus fungsi cukup dengan menggerakan atau melatakkan kursor pada sel atau range sumber data tersebut berada (lihat kembali pembahasan Rumus Fungsi antar Sheet).

Tanda $ (dollar) yang terdapat pada renge fungsi di atas seperti pada range $E$6:$E$100 menunjukkan tanda absolut, dimana range tersebut
akan dikunci baik pada kolom maupun barisnya sehingga ketika kita akan meng-copy-kan rumus fungsi tersebut ke sel lain, maka range tersebut

Lebih lengkap : http://xclmedia.net/program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel-hal-49.pdf

Sumber :
http://xclmedia.net/membuat-program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel.html
http://xclmedia.net/pembuatan-program-aplikasi-akuntansi-perusahaan-dagang.html

Halaman Tiga Puluh Delapan – Pembuatan Program Aplikasi Akuntansi Perusahaan Dagang

- Isilah kotak dialog Names in Workbook dengan nama “Akun”.
- Isilah kotak dialog Refers to dengan range yang akan kita beri nama
(range data diblok), yaitu dengan cara meletakkan kursor pada kotak
dialog tersebut, kemudian pindahkan dan letakan kursor pada range
yang akan kita blok, yaitu range A4:D52 dan bloklah range tersebut
sehingga dalam kotak dialog Refers to akan terlihat isi range berupa
“Akun!$A$4:$D$52″.
- Klik Add untuk memasukan ke dalam daftar nama range.
- Kemudian klik OK.
Atau dengan cara lain sebagai berikut :
- Bloklah range A4:D52 pada format Daftar Akun.
- Kemudian letakkan kursor pada field nama sel atau nama range dan
tulislah nama range dengan nama “Akun” (gambar 4.3).
- Kemudian Enter.
Maka dengan demikian anda telah menyimpan nama range. Nama range
tersebut digunakan untuk menggantikan range data pada format Daftar
Akun yang berkaitan dengan penggunaan fungsi VLOOKUP nantinya.

Lebih lengkap : http://xclmedia.net/program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel-hal-38.pdf

Sumber :
http://xclmedia.net/membuat-program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel.html
http://xclmedia.net/pembuatan-program-aplikasi-akuntansi-perusahaan-dagang.html

Halaman Tiga Puluh Empat – Pembuatan Program Aplikasi Akuntansi Perusahaan Dagang

kita akan menambahkan kolom Akun D/K dan Akun NR/LR pada Daftar Akun
tersebut. Pembuatan format Daftar Akun ini dengan memanfaatkan rumus
fungsi tertentu adalah untuk mempermudah penulisan Akun-akun pada
beberapa format program aplikasi akuntansi berikutnya sehingga pekerjaan akuntansi berupa penulisan akun-akun pada lembar kerja akuntansi berikutnya akan lebih mudah dan lebih efisien. Sedangkan penambahan kolom Akun D/ K dan Akun NR/LR pada Daftar Akun gunanya untuk membantu proses pengklasifikasian data yang terkait dengan tiap-tiap Akun ke posisi debit (D) atau kredit (K) dan ke posisi Neraca (NR) atau Laba-Rugi (LR) dengan menggunakan rumus fungsi tertentu pula.
Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk membuat format Daftar Akun :
1. Buatlah format Daftar Akun pada sheet1 dengan jumlah baris hingga pada deret baris ke 52 seperti pada gambar 4.1.
Format Daftar Akun tersebut memuat :
- Judul format : “DAFTAR AKUN”
Kolom-kolom :
- No. Akun : Nomor-nomor Akun
- Nama Akun : Nama-nama Akun
- Akun D/K : Akun bersangkutan memiliki sifat Debit atau Kredit
pada sebuah perkiraan akuntansi, jika Akun memiliki sifat Debit maka tulis “D” dan jika Akun memiliki sifat Kredit maka tulis “K”
- Akun NR/LR : Akun bersangkutan memiliki posisi pada Neraca atau
Laba-Rugi, jika memiliki posisi pada Neraca maka tulis “NR”, dan jika memiliki posisi pada Laba-Rugi maka tulis “LR”
Catatan :
Penyebutan Akun D/K dan Akun NR/LR di sini bukan merupakan sebuah
ketentuan baku, tetapi sebagai penamaan saja dari kolom yang kita
tambahkan pada Daftar Akun untuk membantu proses selanjutnya dalam
pengolahan data akuntansi dengan memanfaatkan rumus fungsi tertentu.

Lebih lengkap : http://xclmedia.net/program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel-hal-34.pdf

Sumber :
http://xclmedia.net/membuat-program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel.html
http://xclmedia.net/pembuatan-program-aplikasi-akuntansi-perusahaan-dagang.html

Halaman Tiga Puluh Tiga – Pembuatan Program Aplikasi Akuntansi Perusahaan Dagang

4.1 Pembuatan Format Program Aplikasi Akuntansi
Pembuatan format program aplikasi akuntansi ini memuat sejumlah lembar kerja atau sheet yang tiap-tiap sheet ditempati format-format berikut ini :
1. Format Daftar Akun
2. Format Jurnal Kas
3. Format Jurnal Kas (Bank)
4. Format Jurnal Pembelian
5. Format Jurnal Penjualan
6. Format Jurnal Memorial
7. Format Buku Besar
8. Format Neraca Lajur
9. Format Laporan Laba-Rugi
10. Format Laporan Laba Ditahan
11. Format Neraca
12. Format Buku Pembantu Piutang
13. Format Buku Pembantu Hutang
4.1.1 Pembuatan Format Daftar Akun
Format Daftar Akun di sini adalah daftar akun yang berisi sejumlah nomor Akun dan nama Akun dari sebuah perkiraan akuntansi. Disamping itu pula….

Lebih lengkap : http://xclmedia.net/program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel-hal-33.pdf

Sumber :
http://xclmedia.net/membuat-program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel.html
http://xclmedia.net/pembuatan-program-aplikasi-akuntansi-perusahaan-dagang.html

Halaman Dua Puluh Delapan – Persiapan Sebelum Pembuatan Program Aplikasi Akuntansi

Disamping itu, pengetahuan kita juga harus ditunjang dengan mempelajari dan memahami fungsi-fungsi (formula) Microsoft Excel. Fungsi-fungsi (formula) Microsoft Excel tersebut merupakan perangkat yang akan digunakan untuk mendukung proses pengolahan data akuntansi. Kita harus mengetahui bagaimana cara mengaplikasikan fungsi-fungsi tersebut, maksud dan tujuan pengaplikasian fungsi-fungsi tersebut serta dapat mengembangkan penggunaan fungsi-fungsi tersebut secara lebih luas. Dua unsur di atas mutlak kita ketahui terlebih dulu karena dengan memahami fungsi-fungsi (formula) Microsoft Excel dapat membantu kita untuk merancang pembuatan fungsi-fungsi program aplikasi akuntansi secara lebih efektif yang berperan dapat melakukan proses pengolahan data akuntansi. Sebaliknya dengan memahami Siklus Akuntansi dapat membantu kita mengarahkan pembuatan fungsi-fungsi program aplikasi akuntansi untuk menghasilkan fungsi-fungsi yang dapat melaksanakan proses pengolahan data akuntansi sebagaimana proses siklus pengolahan data akuntansi. Pemahaman kedua unsur tersebut di atas dapat merupakan suatu titik temu dalam merancang sebuah program aplikasi akuntansi sehingga akan menghasilkan suatu perancangan program aplikasi akuntansi yang benar-benar optimal.
3.1 Instalasi Program Microsoft Excel Untuk membuat program aplikasi akuntansi ini pastikan bahwa pada komputer yang akan Anda gunakan telah terpasang program Microsoft Excel. Tentunya tidak heran lagi Microsoft Excel merupakan program umum yang sudah dikenal luas sehingga biasanya tiap-tiap komputer sudah terpasang program
Microsoft Excel. Instalasikan program Microsoft Excel 97 atau 2000 dengan sistem Windows 95 atau di atasnya. Untuk membuat program aplikasi akuntansi pada Microsoft Excel dengan tingkat penggunaan fungsi (formula) yang cukup tinggi dan dapat mengoperasikannya secara optimal, minimal dibutuhkan komputer PC dengan processor Pentium (atau ekuivalen) dengan kecepatan 100 MHZ atau lebih dan RAM 16 MB.

Lebih lengkap : http://xclmedia.net/program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel-hal-28.pdf

Sumber :
http://xclmedia.net/membuat-program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel.html
http://xclmedia.net/persiapan-sebelum-pembuatan-program-aplikasi-akuntansi.html

Halaman Dua Puluh Tujuh – Persiapan Sebelum Pembuatan Program Aplikasi Akuntansi

Pemahaman tentang Siklus Akuntansi dan Fungsi (Formula) Microsoft Excel
Dalam merancang program aplikasi akuntansi ini kita harus mempelajari
dan memahami tentang Siklus Akuntansi. Siklus Akuntansi merupakan
sebuah siklus pengolahan data akuntansi yang dimulai dari pencatatan
transaksi ke dalam Jurnal, kemudian diposting ke Buku Besar, selanjutnya dibuat Laporan Keuangan. Pengetahuan tentang Siklus Akuntansi bukan sekedar memahami tentang sebuah bagan yang menunjukan tahapan-tahapan Siklus Akuntansi. Akan tetapi, suatu pengetahuan yang lebih luas, dimana kita dapat memahami tahapan-tahapan Siklus Akuntansi dan dapat mengimplementasikannya ke dalam sebuah praktek akuntansi secara manual.
Pengetahuan tentang Siklus Akuntansi dapat dipahami dengan mempelajari dasar-dasar akuntansi. Dasar-dasar akuntansi akan memberikan gambaran teori maupun praktek bagaimana mengolah data akuntansi menjadi laporan keuangan melalui tahapan-tahapan tertentu. Dengan mempelajari dasar-dasar akuntansi diharapkan dapat memahami siklus pengolahan data akuntansi dan dapat mempraktekannya ke dalam sebuah praktek akuntansi. Terlebih lagi praktek akuntansi tersebut akan diaplikasikan ke dalam sistem yang berbasis komputer

Lebih lengkap : http://xclmedia.net/program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel-hal-27.pdf

Sumber :
http://xclmedia.net/membuat-program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel.html
http://xclmedia.net/persiapan-sebelum-pembuatan-program-aplikasi-akuntansi.html

Halaman Dua Puluh Empat – Siklus Akuntansi Program Aplikasi Akuntansi

Saldo akhir Akun Buku Besar pada program aplikasi akuntansi ini
merupakan saldo akhir yang sudah termasuk adanya pemyesuaian.
Penyesuaian tersebut dijurnal melalui jurnal Memorial. Karena urutan
siklus jurnal Memorial sebelum Buku Besar, maka penyesuaian yang
dijurnal pada jurnal Memorial akan mengakumulasi pada saldo akhir Buku Besar sehingga saldo akhir Buku Besar sudah termasuk saldo akhir
penyesuaian. Proses posting ke dalam Buku Besar ini dilakukan secara
otomatis oleh komputer.
4. Buku Pembantu
Disamping posting ke Buku Besar, bukti-bukti transaksi yang dicatat di dalam jurnal diposting juga ke dalam Buku Pembantu, yaitu dengan
memberi kode Buku Pembantu pada jurnal. Posting ke Buku Pembantu
adalah proses pengklasifikasian berdasarkan kode Buku Pembantu yang
akan mengakumulasikan saldo ke dalam Buku Pembantu. Proses posting
ke dalam Buku Pembantu ini dilakukan secara otomatis oleh komputer.
5. Neraca Lajur
Neraca Lajur merupakan hasil pemindahan yang didapat dari saldo akhir
Buku Besar untuk dipilah ke dalam saldo Akun Laba-Rugi dan Neraca.
Proses yang terdapat pada Neraca Lajur ini hanyalah proses tambahan
saja sebab saldo akhir pada Buku Besar sudah dianggap cukup untuk
dibuat laporan keuangan. Neraca Lajur ini berisikan kolom Neraca Saldo, kolom Laba-Rugi dan kolom Neraca. Kolom Neraca Saldo, merupakan kolom yang berisi saldo yang didapat dari saldo akhir Buku Besar. Sebagaimana dijelaskan di atas, bahwa saldo akhir Buku Besar yang dipindahkan ke dalam Neraca Saldo adalah saldo akhir Buku Besar yang sudah termasuk adanya penyesuaian, maka Neraca Saldo ini juga merupakan Neraca saldo yang sudah termasuk adanya penyesuaian. Berbeda dengan sistem akuntansi manual, pada Neraca Lajur terdapat kolom penyesuaian (adjustmen).
Proses pemindahan saldo akhir Buku Besar ke dalam kolom Neraca
saldo pada Neraca Lajur dilakukan secara otomatis oleh komputer.

Lebih lengkap : http://xclmedia.net/program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel-hal-24.pdf

Sumber :
http://xclmedia.net/membuat-program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel.html
http://xclmedia.net/siklus-akuntansi-program-aplikasi-akuntansi.html

Halaman Dua Puluh Tiga – Siklus Akuntansi Program Aplikasi Akuntansi

Gambaran siklus akuntansi pada program aplikasi akuntansi tersebut di atas dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Bukti Transaksi
Bukti-bukti transaksi berupa bukti Kas, bukti Kas (Bank), bukti Pembelian, bukti Penjualan dan bukti Memorial. Bukti-bukti tersebut merupakan masukan atau input.
2. Jurnal
Bukti-bukti transaksi yang telah dianalisa dicatat ke dalam beberapa jurnal. Bukti kas dijurnal ke dalam jurnal Kas, bukti kas (Bank) dijurnal ke dalam jurnal Kas (Bank), bukti pembelian dijurnal ke dalam jurnal Pembelian, bukti Penjualan dijurnal ke dalam jurnal Penjualan dan bukti memorial (bukti-bukti yang tidak dapat dicatat ke dalam jurnal-jurnal di atas) dijurnal ke dalam jurnal Memorial. Proses penjurnalan ini dilakukan secara manual.
3. Buku Besar
Bukti-bukti transaksi yang dicatat di dalam jurnal diposting ke Buku Besar, yaitu dengan memberi nomor Akun transaksi pada jurnal. Posting ke Buku Besar adalah proses pengklasifikasian berdasarkan Akun yang akan mengakumulasikan nilai saldo Akun sehingga akan diketahui nilai saldo akhir masing-masing Akun pada Buku Besar.

Lebih lengkap : http://xclmedia.net/program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel-hal-23.pdf

Sumber :
http://xclmedia.net/membuat-program-aplikasi-akuntansi-dengan-microsoft-excel.html
http://xclmedia.net/siklus-akuntansi-program-aplikasi-akuntansi.html

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.